puisi: hati

Posted on Updated on

2 thoughts on “puisi: hati

    farah said:
    March 9, 2008 at 3:13 am

    salam.hati akan mati jika dibiarkan nafsu menaklukinye..
    jgnla kite biarkan hati mati kerana Allah tlh kurniakan akal kpd kita dan nafsu hanyalah sebagai mainan syaitan..
    mengingati Allah boleh mententeramkan jiwa..wasalam

    hafiz said:
    March 12, 2008 at 1:17 am

    salam,

    terserempak dengan blog kamu. aku suka penggunaan ruang pada puisi2 kamu. tapi agak keliru dengan fungsi dan hubungkait ruang yang dipilih dengan konteks puisi kamu. seakan tak senada, walau aku nampak penekanan pada kiri untuk ‘hatiku’ dan kanan untuk ‘hatinya’. tapi masih kesan yang sama jika ditulis secara konvensional. sekadar pandangan🙂

    hafiz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s