Kisah Dua Kuntum Mawar di Kamarku

Posted on Updated on

Ada dua kuntum mawar yang kembang di bilik ana.
Satu yang mekar, ana sunting di Masjid Jamek.
Satu yang kembang, ana petik di hadapan pustaka tengah hari tadi.
Betapa indahnya kembang-kembang itu menghiasi kamar.
Menjadikan ruang nampak hidup dan damai.
Mawar-mawar yang menyerikan hari-hari ana ini,
barangkali tidak sesempurna mana.
Walau pun kelopak-kelopaknya mengelopak segar dan besar, ia langsung tidak menyebarkan harum.
Pun begitu, ana tetap bersyukur,
kerana kehadiran mawar-mawar palsu itu
turut mencipta senyuman ana saban hari.
Begitulah hidup ini…
Kadang kita tidak sedar,
 benda yang kecil boleh membuatkan kita bahagia.
Selama-lamanya.

mawar

2 thoughts on “Kisah Dua Kuntum Mawar di Kamarku

    justin said:
    April 14, 2009 at 6:00 am

    salam wardah…aku tahu ‘makna’ mawar tu…hehehe….

    wardahputeh responded:
    April 26, 2009 at 10:35 am

    Wasalam.

    =)

    Jadikan MPR kisah klasik paling manis untuk dikenang di masa depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s