Lasykar Pelangi

Posted on

Tinggal satu sahaja lagi kertas peperiksaan sebelum semester ini tamat. Sepanjang musim pertempuran ini berlalu, jika sahabat-sahabat lain melepaskan lelah menonton Nur Kasih, drama Korea, ataupun menyelam di sungai  [!], ana merehatkan otak bermesra bersama Lasykar Pelangi. Barangkali perkenalan ini agak terlambat, setelah tetralogi buku Andrea Hirata tembus dan meledak di pasaran, menyusup di celah-celah hati peminat buku.

Lasykar Pelangi, seperti namanya, indah juga isinya. Sarat tawa, tangs, makna, falsafah, magis dan segalanya seperti tumpah di dalam buku ini. Perkataan-perkataan di dalam muncul dari tujuh warna pelangi, adalah puisi belaka. Dengan segala macam rencah dan rempah yang tergaul, kumpulan kecil Lasykar Pelangi ini telah berjaya membuatkan ana ketawa sendirian seperti orang kurang waras, menangis seperti orang patah hati, juga terkesan dan terbakar dengan lontaran kisahnya, falsafahnya dan bicaranya.

Buku penuh warna-warni ini pasti tidak mengecewakan!

 

One thought on “Lasykar Pelangi

    alifzaimimra said:
    November 25, 2009 at 5:08 am

    saya belum berkesempatan untuk membaca novelnya. tapi yang pasti, filemnya memang seronok.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s