Bicara Untuk Kamu, Bukan Muslim

Posted on Updated on

Kalaulah boleh aku jelmakan diriku menjadi sebingkai cermin. Biarlah cermin murah yang dijual di tepi kaki lima dan hanya dibeli orang biasa. Ditatap setiap hari supaya penampilan yang hodoh dapat dibaiki dan yang comot dikemas kembali.

Tetapi, hakikatnya aku bukanlah cermin.

Hati aku juga bukan sekeping kaca yang lutcahaya atau lutsinar, yang boleh ditembusi, yang boleh ditilik atau dipegang.

Pergerakan, tingkah dan bicaraku tidak semurni apa yang telah aku ikrarkan pada diri sendiri atau pun pada kamu.

Bahkan pada Tuhan.

Padahal aku mempercayai wujudnya Tuhan, seperti aku mempercayai ada aliran darah di balik kulit yang membaluti tubuhku, walau pun tidak nampak.

Bagaimanakah cara untukku menjelma menjadi cermin kaca?

Supaya kamu boleh menyentuh dan melihat hatiku serta meniliki diri sendiri?

Kalau lah boleh,

memang aku mau menjadi cermin

di kamar hidupmu, kawan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s