Hari Pertamaku

Posted on Updated on

Kabus putih menyalut dingin pagiku.

Sambil memeluk tubuh, mataku tak dapat ditahan-tahan berkelintar memagut setiap panorama yang melintas.

Hijau bumi terlalu hijau.

Aku melihat deretan pohon tinggi menjulang yang kadang-kadang pula dilapisi tanah tempat orang bercucuk-tanam.

Langit putih nampak berbalam-balam.

Nun jauh di atas, matahari rona oren pekat tertampal di dinding langit. Betapa mesra ia menyapaku. Terusku renung tanpa hijab.

Semakin lama, cahayanya kian bersemarak.

Adakah matahari sedar kehadiranku?

Ia lantas menebarkan bilah-bilah sinarnya yang hangat.

Aku terasa seperti diberkahi. Rasanya juga seolah berjumpa teman yang sudah lama tak kutemui.

Matahariku,

alangkah bagus sambutanmu.

=)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s