Hariku yang ungu

Posted on Updated on

Pagiku damai.

Aku mulai setelah tilawah AQ, berjogging di taman, sambil menikmati matahari terbit. Awan putih gebu, langit biru dan rimbun pohon hijau terbias di genang air tasik.

Pohon yang punya bunga ungu. Rantingnya halus mencumbu bibir tasik.

Aku belajar untuk menghargai ungu daripada Fazilah, sahabatku.

Ke kelas pun pakai tudung ungu.  Pin comel untuk hari yang ceria.

Ke makmal, mulai terasa ‘ungu’.

Blood test experiment.

Persoalan “kenapa hari ini harusku ulangi eksperimen menakutkan lagi? “

menghurung benak.

Akhirnya, setelah 23 tahun hidup, aku dapat tahu darah ku jenis B. Tahniah. “Sila kawal pemakanan, darah B cepat gemuk.” Ucap Fazilah.

Petangku kembali ungu.

Diserang monyet-monyet yang ada rupa gangster. Mentang-mentang ada bawa banyak makanan, terus kena tahan.

Hariku yang ungu…

Memang dalam hidup kita selalu nak pelangi. Tetapi tak semua warnanya yang boleh kita dapat sepanjang masa. Jika hari ini hari yang merah, atau kuning atau pun hijau, terimalah dengan lapang dada.

=)

 

2 thoughts on “Hariku yang ungu

    admin said:
    August 6, 2010 at 9:02 am

    Hanah di sini~

    Apa salahnya kongsi makan dengan kawan-kawan;P

    wardahputeh responded:
    August 6, 2010 at 11:06 am

    Aah, kak long lupa nak berbaik-baik dengan kawan hanah. Lain kali kak long belanja hampa semua makankat Teluk Chempedak na.

    Kirim salam sayang kawan-kawan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s