Self-satisfaction

Posted on Updated on

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Dialah yang Maha Pemurah, Maha Pemberi Rezeki. Dengan apa adanya yang saya perolehi sekarang, apa lagi yang tak mahu saya syukuri?

Kerjaya mendidik yang menjamin pahala ilmu yang tak akan berhenti, rumah sewa yang berdekatan masjid, kawan serumah yang baik, suasana tempat kerja yang kondusif, teman sejawat yang muda dan produktif, kesihatan yang sederhana bagus, nikmat-nikmat yang tak terbilangkan…nikmat merasakan Allah di samping, mengiringi, tiap kali bibir mengumam “Ya Allah, tolong jangan tinggalkan hatiku” apabila hati berdesir sayu.

Saat itu adalah saatnya ketika memandang van mayat masjid berhenti di hadapan rumah jiran.  Mengingatkan diri tentang erti hidup…

Saya masih muda remaja, seperti kamu sahabat-sahabatku…peluang terlalu luas terbentang. Peluang-peluang ini akan diragut oleh orang-orang yang tekal berusaha sahaja, orang-orang yang sabar dan tak kenal erti mengalah.

Jua bagi orang-orang yang tidak mengenakan sekatan palsu pada jalur hidupnya.

 

Saya bercakap tentang tahap pencapaian. Tahap pencapaian yang ingin saya tambah baikkan kerana menghargai erti syukur nikmat.

Inilah self satisfaction.

 

Sebagai Muslim, hari esok adalah hari-hari yang lebih baik.

Sudahkah anda merancang hari esok? Hari-hari terbaik yang akan muncul?

 

Jangan berhenti untuk bermimpi, walaupun perjalananmu terasa terlalu jauh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s