Dua Puluh Lima

Posted on

Setakah umur mencapai angka dua puluh lima, saya tidak merasakan apa-apa selain syukur.

Meraikannya dengan sebiji kek ais krim dan KFC bucket bersama-sama sanak-saudara yang lain sebagai satu kenduri kesyukuran yang tak berpenghujung.

Terima kasih atas ucapan selamat yang dikirimkan dan juga satu plak indah yang berlatar bunga mawar putih dari seorang pelajar- namanya ketenangan. Jazakillah.

Tiga bulan sebelum penghujung tahun 2012 dan bersempena ulang tahun kelahiran, saya mengkoreksi pencapaian dan keadaan diri yang daif ini.

-Telah 11 bulan bekerja sebagai pensyarah

-Menunggu panggilan temuduga pengesahan jawatan tetap sebelum November

-Proposal kajian sarjana siap 30%

-Pertimbangkan untuk memohon (kemasukan) pada tahun hadapan (Februari 2013)

-Majlis nikah pada 1 Disember 2012 insya’Allah (silalah tinggalkan alamat jika sudi menghadirkan diri ke majlis kesyukuran nanti ya)

-Permohonan ke Politeknik Kota Kinabalu Sabah – perancangan

-Permohonan masuk ke UMS (sarjana)-perancangan

-Masih mencari ruang paling berkesan untuk kembali prolifik menulis -puisi dan cerpen

-Menyiapkan diri supaya berfikir dan bertindak secara matang dan tidak dipengaruhi emosi

Begitulah….

 

(Diam)

(kembali menyelak buku tentang Khalifah Umar Abdul Aziz…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s